Flow Chart DNS Server dan Alur Kerja Web Server

Pada postingan saya kali ini mengenai catatan yang saya ringkas dan rangkum dari berbagai sumber yang ada di internet tentang DNS Server dan Web Server, dimana pada postingan ini akan dijelaskan secara singkat bagaimana alur kerja dari kedua aplikasi layanan internet tersebut pada jaringan komputer yang memiliki tugas yang lebih spesifik untuk mengatur service dan pelayanannya masing2.

1. DNS Server
DNS Server merupakan sistem database yang terdistribusi yang digunakan untuk pencarian nama komputer di jaringan yang menggunakan TCP/IP. DNS mempunyai kelebihan ukuran database yang tidak terbatas dan juga mempunyai performa yang baik. DNS merupakan aplikasi pelayanan di internet untuk menterjemahkan domain name ke alamat IP dan juga sebaliknya.

DNS is like a phone book for the Internet. If you know a person’s name but don’t know their telephone number, you can simply look it up in a phone book. DNS provides this same service to the Internet. When you visit http://dyn.com in a browser, your computer uses DNS to retrieve the website’s IP address of 204.13.248.115. Without DNS, you would only be able to visit our website (or any website) by visiting its IP address directly, such as http://204.13.248.115.

DNS dapat dianalogikan sebagai pemakaian buku telefon dimana orang yang ingin kita hubungi, berdasarkan nama untuk menghubunginya dan menekan nomor telefon berdasarkan nomor dari buku telefon tersebut. Hal ini terjadi karena komputer bekerja berdasarkan angka, dan manusia lebih cenderung bekerja berdasarkan nama. Misalkan domain name yahoo.com mempunyai alamat IP 202.68.0.134, tentu mengingat nama komputer lebih mudah dibandingkan dengan mengingat alamat IP

Berikut adalah Flow Chart DNS Server saat melayani permintaan dari Client berupa web pages untuk ditampilkan dilayar.

Flowchart-DNS

    • Start: Saat akan mengakses web
    • Input Address: hal yang harus dilakukan oleh user adalah memasukan alamat web pada web browser.
    • DNS Server Local atau Apakah Ada di Chache : Kemudian browser akan mencari alamat web tersebut pada DNS Server Local atau Chache web browser. DNS Server Lokal (Biasanya terletak di ISP), contoh: User akan menanyakan IP Address http://www.example.com
    • Hubungkan Dengan Web Server: Jika alamat http://www.example.com, YA ada di dalam cache server DNS server lokal, maka server tersebut akan memberikan alamat IP tersebut ke Browser yang diminta user Ditampilkan Dalam Halaman Web.
    • Cari Di Root DNS: Jika TIDAK, maka server tersebut mengontak server DNS di atasnya (Root DNS server) untuk mengetahui alamat IP dari DNS server yang mengelola domain http://www.example.com
    • Apakah Ada Di Root DNS: Jika domain YA, http://www.example.com exist, maka Root DNS akan mendapatkan alamat IP server DNS http://www.example.com, kemudian alamat itu dikirim ke server DNS lokal kita.
    • Tampilakan Halaman WEB, Keterangan WEB, PC Client : YA, Server DNS Lokal memberitahu alamat IP untuk http://www.example.com tampilkan kepada Browser/Client (PC Client), TIDAK maka Keterangan WEB akan menampilkan pesan error kepada Browser/Client (PC Client)/bahwa web tidak ditemukan.

Kesimpulan: DNS adalah hasil pengembangan dari metode pencarian host name terhadap IP address di Internet. Pada DNS client (resolver) mengirimkan queries ke Name Server (DNS). Name Server akan menerima permintaan dan memetakan nama komputer ke IP address.

2. Web Server
Web server adalah software yang memberikan layanan web yang dijalankan pada Komputer server. Web server menggunakan protocol yang disebut dengan HTTP (HyperText Transfer Protocol). Fungsi utama Web Server adalah agar dokumen web yang disimpan diserver dapat diakses oleh user di internet, halaman web yang diakses berupa dokumen HTML dan konten tambahannya seperti gambar, CSS dan JasaScript.

Web Server yang terkenal diantaranya adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS). Apache merupakan Web Server antar platform, sedangkan IIS hanya dapat beroperasi di sistem operasi Windows. Berdasakan data survey yang dilakukan oleh Netcraft pada bulan Januari 2010 Perangkat lunak Web Server yang popular digunakan saat ini adalah Apache (Linux dan Windows) 54 %, MS Internet Information Server/ MS IIS (Windows) 24 %, Ngix 8% dan Google (GWS) 7%.

Contoh: Web Server Apache memiliki feature Virtual host dan di Apache yang memungkinkan kita mempunyai beberapa hosting website di satu web server di mana masing-masing punya nama domain sendiri, misalnya http://www.example.com dan http://www.blog.example.com, Apache punya dua jenis virtual host, yaitu NameVirtualHost dan IP-Based Virtual Host.

Berikut digambarkan tentang kinerja Web Server dan DNS Server, proses yang terjadi kurang-lebih adalah seperti ini:

webserver

Proses Membuka Halaman Website :
Pada saat kita mengetikan alamat suatu website (URL, Universal Resource Locator) di web browser kita, misalnya http://www.example.com/folder/index.html, maka web browser memecah URL tersebut jadi komponen-komponenya. Komponen dari URL di atas adalah:

  • Protokol (HTTP), bagian ini menentukan cara komputer berkomunikasi dengan server, dalam hal ini menggunakan protokol HTTP
  • Nama Host (http://www.example.com), bagian ini digunakan untuk mencari lokasi web servernya ada di mana
  • Lokasi Relatif Dokumen (/folder/index.html), bagian ini menentukan lokasi dokumen di web server yang akan kita buka.

Selanjutnya komputer akan menterjemahkan nama host menjadi IP address. Hal ini dilakukan karena komputer berkomunikasi dengan menggunakan IP address, bukan nama host. Proses penerjemahan ini disebut name resolution process. Proses ini dilakukan dengan cara:

  • Melihat Local Cache, mungkin saja nama host tersebut pernah diterjemahkan jadi IP address dalam proses sebelumnya
  • Melihat Hosts File, file ini berisi pemetaan nama host dengan IP address
  • Bertanya ke DNS, DNS memiliki database yang berisi pemetaan nama host dengan IP address

Setelah IP address diketahui, komputer akan mengontak web server dan meminta dokumen yang diminta dengan menggunakan lokasi relatif dokumen dari URL. Jika dokumen yang diminta berhasil ditemukan oleh web server, maka web server akan memberikan dokumen tersebut, dan komputer akan menampilkannya di web browser.

References: DNS Why its important how it works, dyn and Domain Name System, Wikipedia

Facebook Comments

1 Comment

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Franz East 2009 - 2016. | Powered by Coffee + Cigarete & Site Hosted By IDwebhost.